Seo Tutorial Blog

Teknik SEO On Page dalam Menulis Artikel

Teknik SEO On Page dalam menulis artikel untuk sebuah website blog, ada satu hal penting yang harus diberi perhatian besar oleh para blogger. Terlepasa dari Anda seorang blogger pemula ataupun blogger dengan jam terbang tinggi sekalipun. Teknik seo on page dalam artikel wajib dilakukan.

Berikut ini adalah Teknik seo on page dalam menulis artikel yang wajib ada dalam setiap artikel Anda. Yakni;

  1. Keyword Utama dan Keyword LSI
  2. Konten Berkualitas
  3. Internal Link dan Eksternal Link
  4. Resume Artikel

Untuk membahasnya lebih spesifik, alangkah lebih baik jika terlebih dahulu kita membuat pilih saja satu topik spesifik yang bisa dijadikan sebagai sebuah contoh kasus. Anggap saja kita pilih topik Google Adsense, untuk dibahas dalam artikel yang akan ditulis.

1. Keyword Utama dan Keyword LSI

Dalam memilih keyword utama, bisa berpatokan pada niche atau topik blog Anda. Bisa juga berbeda dengan topik utama blog Anda. Tergantung pada apa yang ingin Anda bahas dalam sebuah artikel, untuk di posting di website blog. Dalam hal ini kita pilih “Google Adsense” sebagai topik pembahasan dalam artikel.

Pergi ke Google, dan ketik saja “Google Adsense” dan lihat hasil pencarian yang disajikan oleh Google untuk kata kunci ini.

Scroll ke bagian paling akhir dari halaman pertama hasil pencarian Google. Selanjutnya copy semua list varian kata kunci (keyword) yang diberikan Google, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 1 : Keyword Google Adsense
Gambar 1 : Keyword Google Adsense

Paste list varian keyword tersebut pada text editor (ie; notepad), untuk nantinya akan kita gunakan dalam artikel yang akan kita buat. Hal ini akan dibahas dalam pembahasan selanjutya di bagian Keyword LSI.

Keyword utama, wajib dicantumkan di awal kalimat dari paragraf pertama dalam artikel yang dibuat. Sebagai contoh, dalam artikel saya mengambil keyword utama “seo on page”. Dan keyword utama ini saya masukkan dalam bagian paling awal dari kalimat pertama di paragraf pertama artikel ini.

Penggunaan keyword utama diawal kalimat dalam paragraf pertama artikel Anda, akan memberitahukan kepada search engine bahwa topik tersebut merupakan pokok bahasan yang sedang diulas dalam artikel tersebut. Dan saya telah melakukan itu, dengan menulis kalimat pertama dari artikel ini dengan “Teknik SEO On Page Dalam Menulis Artikel Blog”.

Pastikan juga, dalam membuat url artikel, ada keyword utama didalamnya. Jika artikel ini dipublikasikan disini, maka url untuk artikel ini adalah; https://www.namabloganda.com/2019/05/teknik-seo-on-page.html
Lihat? URL artikel ini memuat kata kunci (keyword) utama yang saya targetkan, yakni; “teknik-seo-on-page.html”.

Jika topik artikel Anda adalah Google Adsense, maka Anda dapat melakukannya sesuai keyword utama yang ditargetkan. Contoh;

  • Judul artikel: Google Adsense Sumber Income Jutaan Dollar
  • URL: https://www.namabloganda.com/2019/05/google-adsense-sumber-income.html

Bagaimana? Sampai disini semuanya jelas dan bisa diikuti dengan mudah khan? Mari kita bahas lebih lanjut.

1.2 Keyword LSI

“LSI adalah kepanjangan dari Latent Semantic Indexing, yaitu metode matematis yang biasa digunakan oleh orang untuk menentukan hubungan antara istilah dan konsep didalam konten.

Apa manfaat Keyword LSI bagi artikel yang akan Anda buat? Tidak lain adalah untuk memberikan “taste atau rasa” seo on page yang maksimal dari artikel itu sendiri. Hal ini perlu dilakukan, karena search engine sangat menyukai artikel yang mengandung keyword LSI didalamnya.

Bagaimana cara mendapatkan Keyword LSI? Mudah kok. Pada awal pembahasan disini sudah saya ungkap caranya. Tadi saya sempat meminta Anda untuk copy list varian keyword yang Anda cari di Google (lihat gambar pertama diatas). Dari gambar tersebut, kita dapat melihat keyword LSI dari keyword utama “Google Adsense” yang Anda cari di Google.

Saat Anda sedang menulis sebuah keyword di Google, search engine ini akan menampilkan list keyword LSI secara otomatis dari database mereka, sepeti yang tergambarkan dalam Gambar 1 diatas.

Untuk kata kunci (keyword) utama “Google Adsense” yang Anda cari menggunakan Google, list keyword LSI nya adalah; google adsense, google adsense apk, google adsense adalah, google adsense login, google adsense indonesia, google adsense daftar, google adsense sign in, google adsense youtube, google adsense untuk youtube, google adsense masuk.

Simpan keyword LSI tersebut, untuk nantinya akan kita gunakan dalam artikel yang akan ditulis.

Keyword LSI yang Anda butuhkan untuk artikel masih belum cukup sampai disitu saja. Selanjutnya, cobalah klik salah satu website yang tampil dihalaman pertama dari hasil pencarian tadi. Secara otomatis, Google juga akan membuka list (daftar) varian keyword lain yang dicari oleh user Google berdasarkan kata kunci utama (Lihat gambar 2 dibawah ini).

Gambar 2 : Keyword Google Adsense
Gambar 2 : Keyword Google Adsense

Tepat dibawah informasi website yang Anda buka tadi, tercantum teks seperti ini – “Orang lain juga menelusuri”… Catat list atau daftar varian keyword LSI kedua tersebut. Dalam contoh kasus disini (sesuai gambar diatas), tercantum kata kunci varian lainnya; “cara menggunakan google adsense, cara google adsense membayar kita, google adsense apk, google adsense free, adsense login dan google admob”. Jika list keyword LSI kedua ini ada yang sama dengan keyword LSI pertama, lewati saja. Karena itu sudah tercatat dalam list Anda dari LSI Pertama tadi (lihat listnya di contoh Gambar 1).

Terakhir, dapatkan keyword LSI ketiga, yang bisa diperoleh dengan cara scroll mouse Anda hingga terlihat list keyword LSI di paling bawah halaman pertama hasil pencarian Google. Itulah list Keyword LSI ketiga yang perlu Anda simpan dan digunakan dalam artikel yang akan ditulis. Lihat Gambar 3 dibawah ini agar lebih jelas.

Gambar 3 : Keyword Google Adsense
Gambar 3 : Keyword Google Adsense

Sampai disini saya berharap Anda sudah memastikan mengikutinya dengan baik. Karena seluruh list keyword LSI tersebut akan sangat bermanfaat bagi kepentingan seo on page pada artikel Anda. Bahwasannya, seo on page pada artikel postingan blog, akan sangat berpengaruh besar bagi search engine untuk menemukan postingan Anda dengan mudah. Selanjutnya search engine akan menampilkannya dihalaman hasil pencariannya.

Dari ketiga bagian keyword LSI yang sudah kita kumpulkan untuk keyword Google Adsense, diperoleh hasil seperti dalam list ini;

  • Keyword LSI pertama; google adsense, google adsense apk, google adsense adalah, google adsense login, google adsense indonesia, google adsense daftar, google adsense sign in, google adsense youtube, google adsense untuk youtube, google adsense masuk.
  • Keyword LSI kedua; cara menggunakan google adsense, cara google adsense membayar kita, google adsense apk, google adsense free, adsense login dan google admob.
  • Keyword LSI ketiga; google adsense sign up, daftar google adsense, google adsense youtube, google adsense apk, cara menggunakan google adsense, cara kerja google adsense, cara daftar google adsense di android dan daftar google adsense login.

Jika ada varian keyword LSI yang sama, cukup gunakan satu saja. Varian keyword yang sama dihapus saja.

Nah. Dalam menulis artikel yang ingin Anda buat. Pastikan dalam setiap paragraf, minimal ada satu keyword LSI, sesuai yang sudah Anda kumpulkan tadi. Cara ini akan meningkatkan skor nilai seo on page dari artikel yang ditulis.

Dalam menulis artikel blog, sekalipun kita menggunakan 1 varian keyword lsi per setiap satu paragraf, pastikan bahwa artikel tersebut tetap enak dibaca. Dan pastikan juga setiap paragrafnya mengandung asas manfaat bagi para mebaca blog Anda. Ingat! Search engine Google terus mengembangkan algoritma mesin pencari mereka, demi menghasilkan daftar hasil pencarian terhadap website-website yang sangat mengutamakan konten-konten yang natural, enak dibaca, dan ada unsur asas manfaat didalamnya. So, buatlah artikel yang demikian.

2. Konten Berkualitas

Konten artikel blog yang berkualitas adalah konten mengikuti unsur-unsurseperti yang telah disebutkan tadi. Yakni; konten yang natural, enak dibaca, ada asas manfaat didalamnya, dan mengandung unsur seo on page melalui penggunaan keyword-keyword LSI yang disebutkan diatas.

Selain itu, konten artikel yang berkualitas adalah konten yang mengandung panjang artikel minimal 500. Dan yang terbaik, artikel dengan panjang kata hingga mencapai 3000 kata atau lebih. Search engine seperti Google, Bing, Yahoo dan lain-lain sangat menyukainya artikel blog dengan panjang kata hingga 2000 sampai 3000 kata lebih, namun tetap mengutamakan asas manfaat didalamnya.

Konten artikel yang berkualitas juga memiliki ilustrasi, gambar, atau video pendukung yang berfungsi memberikan gambaran lebih jelas dari artikel yang dibuat.

Selain itu, konten artikel yang berkualitas juga wajib memiliki sub heading didalamnya. Sub heading atau sub judul ini berfungsi untuk membagi artikel yang dibuat dalam bagian-bagian kecil yang dapat dibahas lebih mendalam. Pembahasan yang mendalam akan memberikan nilai lebih, baik kepada para pembaca, maupun bagi artikel itu sendiri.

Pembuatan sub heading atau sub judul harus menggunakan format H2, H3, H4, H5, dan H6, sebagaimana yang disyaratkan dalam penulisan artikel. Format tersebut juga menjadi syarat utama bagi search engine, demi memudahkan mereka menemukan artikel blog Anda. Karena format ini menjadi bagian penting dari seo on page. Jadi pastikan sub heading yang disyaratkan itu ada dalam setiap artikel-artikel blog Anda.

Contoh penulisan Sub Heading dalam format HTML adalah seperti ini;

Contoh penulisan Sub Heading dalam format HTML adalah seperti ini; <h2>Nama Sub Heading Pertama</h2>, <h3>Nama Sub Heading Kedua</h3>, <h4>Nama Sub Heading Ketiga</h4>, <h5>Nama Sub Heading Keempat</h5> dan , <h6>Nama Sub Heading Kelima</h6>.

Dalam membuat sub heading dengan format diatas, harus dilakukan secara berurutan. Dilarang menggunakan penulisan sub heading yang tidak berurutan. Misalnya; sub heading pertama menggunakan format H6, kemudian sub heading berikutnya menggunakan format H4, dan seterusnya. Hal ini akan menurunkan skor nilai seo on page artikel blog tersebut. Buatlah artikel dengan kandungan sub heading yang memakai format secara berurutan, dan ikuti saja aturan main yang ada.

3. Internal Link dan Eksternal Link

Artikel blog yang seo friendly, wajib memiliki 2 hal ini. Internal link dan eksternal link, dimana kedua jenis link tersebut, befungsi untuk mengarahkan para pembaca untuk mendapatkan informasi lainnya yang relevan dengan artikel yang sedang merek baca.

Internal link dapat mengarah ke artikel terkait, data terkait dari artikel lain, yang seluruhnya berasal dari website blog yang sama milik Anda. Sedangkan eksternal link berfungsi untuk mengarahkan pembaca melihat sumber-sumber lain yang terkait dengan artikel tersebut, namun yang berasal dari website blog lain. Eksternal link sebaiknya mengarah ke website yang memiliki skor nilai DA dan PA tinggi, seperti Wikipedia, Detik, Kompas, Kaskus, dan lain-lain.

Fungsi internal link adalah selain seperti yang disebutkan tadi, juga untuk meningkatkan nilai skor seo onpage dari artikel tersebut. Search engine mengijinkan itu. Sepanjang internal link memang mengandung asas manfaat bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam dari pembahasan yang sedang dibaca dari artikel tersebut.

Sedangkan Eksternal link berfungsi sebagai “white hat seo”. Ya! dengan adanya eksternal link ke website-website yang memiliki nilai authority tinggi, secara tidak langsung akan memberitahukan kepada search engine, bahwa artikel Anda tadi, semakin berkualitas dimata search engine, terutama Google. Walaupun eksternal link dapat dibuat “nofollow”, namun tetap memberi nilai lebih dimata Google. Inilah yang disebut sebagai salah satu cara membangun “white hat seo” bagi blog Anda.

4. Resume Artikel

Penulisan artikel yang baik dan berkualitas, sudah selayaknya memiliki resume atau rangkuman atas seluruh isi artikel, pada bagian penutup artikel. Hal ini demi mengingatkan kembali atas seluruh isi artikel yang telah dibaca oleh pengunjung blog Anda. Selain itu juga berfungsi untuk membantu pembaca mendapatkan catatan informasi penting dari isi artikel, yang dapat dibaca dan dipahami dengan cepat. Contoh resume artikel dapat Anda lihat pada rangkuman tulisan artikel ini.

Kira-kira itu saja. Jika Anda mengikuti dengan seksamasemua urutan teknik seo on page dalam penulisan sebuah artikel untuk website blog Anda, seperti yang disampaikan disini, saya yakin blog Anda akan cepat menduduki posisi terbaik di halaman PERTAMAX hasil pencarian Google.

Resume Teknik SEO On Page Menulis Artikel

Teknik seo on page dalam menulis artikel wajib memiliki unsur-unsur; keyword utama yang tercantum diawal kalimat dari paragraf pertama, memiliki keyword utama dalam url, panjang artikel berkisar antara 500 – 3000 kata yang memiliki keyword LSI didalamnya, natural, enak dibaca, dan memiliki asas manfaat bagi pembaca.

Artikel yang dibuat juga wajib memiliki sub heading dengan format H2, H3, H4, H5, dan H6, yang mana sub heading tersebut berfungsi untuk membagi isi pembahasan artikel menuju arah yang lebih mendalam. Sub heading ini akan menjadi bagian dari unsur manfaat yang diberikan oleh artikel tersebut kepada para pembaca. Demikian juga, dari sudut pandang search engine yang melihat artikel Anda lebih seo on page friendly.

Pastikan juga pada artikel-artikel yang Anda buat memiliki internal link dan eksternal link yang mengarah ke informasi atau data lain yang relevan dengan artikel yang sedang dibaca oleh pengunjung blog Anda. Cara akan lebih meingkatkan nilai skor artikel Anda dari segi seo on page.

Author Bio:

Richard Blogger adalah seorang blogger aktif yang juga masih aktif bekerja di salah satu kementerian, sangat menyukai dunia blogging sejak beberapa tahun belakangan. Salah satu website blog yang baru dibangunnya untuk tujuan berbagi pengalamannya dalam dunia blogging adalah Panduan SEO On Page – https://PanduanOnPageSEO.Blogspot.com. Walaupun memiliki beberapa website blog ber-platform wordpress, namun ia lebih menyukai Blogspot sebagai platform blog utamanya.

About the author

Mohammad Kahfi

Pengetahuan adalah kebebasan, dan ketidaktahuan adalah perbudakan.

Leave a Comment

2 Comments