Info Menarik

5 Genre Musik Yang Pastinya Disukai Gamers

Tidak hanya video game, musik yang ada didalamnya pun ikut berkembang seiring berkembangnya teknologi. Dulu, musik dalam video game hanya musik dengan bunyi yang sederhana. Meski demikian, itu sudah cukup untuk membuat musik tersebut menjadi musik yang memorable.

Kini musik dalam video game terus berkembang dan hadir dengan bunyi dan nuansa yang jauh lebih baik. Bahkan ada banyak genre baru yang kini sudah tidak asing di telinga gamer.

Berikut adalah beberapa genre yang menginspirasi dan terinpirasi video game. Genre-genre musik yang pastinya kalian sukai.

J-Pop

J-pop atau Japanese pop music. Genre yang sangat disukai oleh para pecinta anime. Saat ini genre tersebut tidak hanya populer di Jepang saja, tetapi juga di Indonesia dan Negara-negara lain yang memiliki penggemar anime yang banyak. Termasuk Eropa dan Amerika Serikat.

Jika kamu menyukai game-game buatan Jepang, terutama yang bergaya anime, maka kamu pasti menyukai genre musik yang satu ini karena di dalam game-game tersebut sering kali terdapat beberapa soundtrack bergaya J-Pop.

Contoh Artis J-Pop : AKB48, Hey! Say! JUMP, Stereopony

Synthwave

Genre ini juga dikenal sebagai outrun atau retrowave. Pada dasarnya musik dengan genre ini merupakan musik eletronik dengan nuansa tahun 1980 yang sangat kental. Lagu-lagunya seringkali merupakan lagu instrumental dengan tema tahun 80 an, lengkap dengan  judul lagu dan artwork yang berbau fiksi ilmiah.

Jika kamu pernah memainkan game Far Cry 3: Blood Dragon, maka kamu tidak akan asing dengan genre yang satu ini. Secara keseluruhan, game tersebut merupakan parody dari film-film aksi tahun 1980 an. Melalui game Far Cry 3: Blood Dragon, kita akan melihat dan merasakan elemen-elemen yang biasa hadir di film aksi 80 an. Termasuk musik soundtrack bergaya synthwave.

Contoh artis Synthwave : Wolf and Raven, Waveshaper, Miami Nights 1984

Djent

Jika kamu ingin musik yang lebih berat, lebih keras dan lebih bertenaga, maka kamu bisa mencoba musik Djent. Genre ini akan mengingatkamu pada genre heavy metal dan progressive metal.

Musik-musik Djent biasanya merupakan musik instrumental dengan riff-riff yang rumit dan solo gitar yang panjang. Para gitaris yang memainkan genre ini  pun sering kali menggunakan gitar dengan 7 hingga 8 senar untuk mendapatkan suara yang unik.

Genre musik ini bisa dibilang merupakan genre yang tepat untuk kamu yang membutuhkan suntikan energi ketika melakukan workout atau  aktivitas lain yang memacu adrenalin.

Contoh artis Djent : Scale the Summit, Intervals, Animals As Leaders

Gregorian Chant

Gregorian chant merupakan musik monofonik yang berasal dari gereja katolik di abad pertengahan. Pada bentuk tradisionalnya, Gregorian Chant memiliki konsep yang sederhana dan dinyanyikan dengan irama bebas.

Mungkin ada banyak orang yang berpikir bahwa genre musik seperti ini sulit untuk menarik hati para gamer. Tetapi nyatanya, banyak lagu bertema Gregorian Chant dalam video game menjadi musik yang memorable. Sebut saja musik pada title screens di Halo series, sejumlah sountrack Dark Souls series dan Temple of Time dari Zelda: Ocarina of Time‘s.

Acid Jazz

Jika musik jazz tradisional terasa membosankan untukmu, maka mungkin kamu akan menyukai acid jazz. Genre ini merupakan perpaduan dari jazz, groove, funk dan soul.

Acid Jazz sendiri tidak terlalu populer belakangan ini. Tetapi kehadiran musik dengan genre ini di Persona 5 menjadi hal yang cukup phenomenal.

Contoh artis jazz acid : James Taylor Quartet, The Brand New Heavies dan The Groove.

About the author

Alvin

Pemiliki Warnet yang merangkap sebagai Op Warnet dan penulis Freelancer.

Leave a Comment