TipsTrick

Cara Agar Terbebas Dari Utang

Cara bebas dari utang piutang. Cara agar terhindar dari kegiatan berhutang. Bebas hutang? tentu bisa. Hidup tanpa hutang? Bagi sebagian orang mungkin ini terdengar mustahil. Tapi ternyata hal tersebut bukanlah angan angan semata dan sangat bisa dilakukan. Bagaimana caranya agar kita terhindar dari hutang. Simak ulasannya berikut ini.

Berutang kerap dijadikan jalan keluar apabila kita sedang membutuhkan sesuatu. Tetapi tidak memiliki cukup dana untuk itu. Bentuk hutang yang paling umum saat ini adalah hutang kartu kredit. Memiliki kartu kredit si boleh-boleh saja. Beberapa jenis transaksi memang hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit. Contohnya pembelian tiket pesawat secara online.

Cara Agar Terbebas Dari Utang

Tetapi tanpa strategi yang tepat kita bisa terbuai dengan kemudahannya dan malah terjerat dalam hutang. Mari kita hindarin hal tersebut dengan memperhatikan 12 tips berikut ini.

Tips Cara Mudah Agar Terbebas dari hutang.

1. Gunakan uang tunai sesering mungkin.

Seiring dengan semakin banyaknya penawaran kartu kredit yang tersedia, sepertinya semakin mudah dan praktis ya melakukan pembayaran dengan cara menggesek. Kita lalu menggunakan kartu kredit tersebut dan berjanji dalam hati bahwa kita akan melunasi hutang itu sebelum tanggal jatuh tempo.

Tetapi yang sering terjadi adalah kita menggunakan uang tunai untuk kepentingan lain dan akhirnya jadi terlambat melunasi hutang.

Untuk menghindari hal ini usahakan untuk membayar semua transaksi dengan menggunakan uang tunai, apalagi transaksi-transaksi kecil seperti berbelanja di pasar swalayan. Selain itu berpikirlah dua kali sebelum berbelanja. Kalau tidak memiliki uang tunai dan merasa bahwa kepentingannya tidak darurat tundalah dulu keinginan Anda berbelanja.

2. Selalu lunasi tagihan pada waktunya.

Beri tanda di kalender anda, Pasang alarm di ponsel atau yang lainnya. Melakukan apapun untuk mengingatkan anda akan tanggal jatuh tempo utang. Ada baiknya tanggal pembayaran anda memajukan beberapa hari sebelum tanggal jatuh tempo yang sebenarnya. Jadi jika berhalangan membayar di tanggal itu Anda masih memiliki beberapa hari lagi untuk melunasi tagihan.

3. Berhati-hatilah dengan biaya tambahan kartu.

Anda bisa terkena berbagai biaya tambahan Apabila terlambat membayar tagihan, menggunakan kartu kredit untuk menarik uang tunai. Atau menggunakan kartu kredit melebihi batas maksimal yang sudah ditetapkan.

Kelihatannya biaya tambahan ini tidak besar, namun jika anda melakukan hal tadi terus menerus apalagi melakukan ketiganya sekaligus otomatis jumlah tagihannya jadi membengkak. Ini sama saja membuang-buang uang. Nah hindarilah melakukan hal-hal yang sudah disebutkan itu. Manfaatkan kartu kredit sesuai fungsinya saja.

4. Perlakukan kartu kredit seperti uang tunai.

Sebelum menggesek kartu kredit kita harus benar-benar yakin memiliki uang tunai sekarang untuk melunasi tagihan. Kalau tidak ada uangnya Bagaimana kita bisa membayar tagihan. Hindari berangan-angan membayar tagihan dengan uang yang didapat dari gaji bulan depan atau bonus akhir tahun. Tagihan saat ini harus dilunasi dengan uang yang ada pada saat ini pula.

5. Miliki hanya satu kartu kredit

Mempunyai lebih dari satu kartu kredit berarti mempunyai peluang lebih besar untuk terjebak dalam utang. Sebaiknya anda memiliki hanya satu kartu kredit karena penggunaannya dimaksudkan untuk hal-hal darurat saja. Anda boleh saja membawa Kartu Kredit dalam dompet tetapi jangan menggunakannya kalau tidak benar-benar perlu.

6. Ketahui kemana uang anda mengalir sehari-hari.

Ini penting dalam pengaturan keuangan. Catatlah setiap transaksi yang terjadi. Anda bisa menulisnya dalam sebuah buku, membuat tabel khusus di komputer atau yang lainnya. Jangan lupa menyimpan bukti transaksinya. Sesudah itu lakukan perhitungan dan bandingkan dengan pemasukan.

Anda jadi bisa mengetahui pos-pos pengeluaran yang berlebihan atau bahkan yang tidak diperlukan sama sekali. Dengan demikian anda bisa melakukan penghematan. Ingatlah aturan emas ini. “Jangan lebih besar pasak daripada tiang”

7. Berbelanjalah karena butuh.

Ada banyak orang yang berbelanja akibat dorongan keinginan Semata. Seharusnya kita berbelanja karena memang membutuhkan barang atau jasa tersebut bukan karena ingin. Makanan tempat tinggal pakaian dan asuransi kesehatan adalah contoh barang-barang yang memang dibutuhkan dalam hidup. Tidak demikian dengan tas buatan luar negeri seharga 10 juta rupiah atau televisi layar datar yang paling baru.

Pembelian barang-barang ini lebih disebabkan di keinginan emosional Semata. Atau karena benda-benda itu terlihat indah dipandang. Telitilah rencana belanja anda dan cari angsuran angsuran yang bisa dihapus. Semakin besar utang semakin besar upaya untuk melunasinya kita juga yang repot.

8. Buat bujet

Salah satu cara paling efektif untuk bebas dari hutang kita adalah dengan membuat budget. Kita jadi bisa mengetahui kondisi keuangan sekarang. Apakah mengalami kelebihan atau kekurangan. Jika banjit menunjukkan adanya defisit. Kita harus segera mengambil tindakan. Bisa dengan cara menambah pemasukan atau mengurangi pengeluaran pengeluaran yang tidak perlu. Sebenarnya budget adalah anggaran yang dibutuhkan untuk mengatur pembelanjaan sehingga pelaksanaannya jadi tidak berlebihan.

9. Cari alternatif murah.

Perhatikanlah budget bulanan yang sudah anda buat. Apakah ada barang-barang kebutuhan anda yang bisa diganti dengan barang sejenis yang harganya lebih murah. Misalnya pasta gigi. Ini bukan berarti Anda harus mengorbankan kualitas demi harga. Tetapi ada kok barang-barang yang harganya tidak terlalu mahal dan tetap berkualitas baik.

Contoh lainnya adalah soal transportasi. Apakah akan lebih murah dan cepat apabila anda menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi anda sendiri yang tahu. Carilah cara-cara kreatif lainnya untuk mengurangi pengeluaran aja anggota keluarga untuk bertukar pikiran. Yang memberikan ide terbaik bisa mendapatkan hadiah kecil-kecilan.

10. Jauhilah godaan.

Ketiga pergi berbelanja sering kali kita malah membeli barang-barang yang tidak ada dalam daftar belanja. Misalnya es krim keripik sandal atau barang lain yang sedang di diskon. Kita kerap membenarkan tindakan tersebut dengan mengatakan bahwa toh yang dibeli adalah barang diskon.

Tetapi jika sebenarnya kita tidak memerlukannya Percuma saja kan

Belanja tanpa Aturan ini bisa semakin parah jika kita pergi berbelanja dengan anak-anak. Anak-anak cenderung asal memasukkan permen atau mainan dalam kereta dorong. Tahu-tahu uang yang kita habiskan melebihi yang seharusnya.

Jadi berpeganglah teguh pada daftar belanja yang sudah dibuat. Hindari melanglang buana. Ke area-area yang tidak seharusnya di pasar swalayan atau Mall

11. Ingat untuk menghargai diri sendiri.

Mengatur keuangan dan angsuran angsuran memang tidak mudah. Tetapi bukan berarti kita tidak bisa bersenang-senang sedikit kan ? Sesekali kita dapat menghadiahi diri sendiri dengan makanan kesukaan atau benda favorit kita yang lain. Dengan cara ini kita akan tetap termotivasi untuk berada di jalur finansial yang benar.

12. Tinggalkan kartu kredit saat berpergian.

Jika sudah mencoba langkah-langkah sebelumnya dan masih tergoda rayuan kartu kredit. Jalankanlah Langkah terakhir ini yang dijamin ampuh mencegah Anda berutang ini itu. Keluarkan kartu kredit dari dompet dan simpan di lemari. Hindari membawa Kartu ini ketika berbelanja atau berpergian. Bawalah hanya uang tunai. Jika uang tunai sudah habis otomatis anda akan berhenti berbelanja. Tidak ada cara lain untuk berutang karena tidak ada kartu kredit.

About the author

Mohammad Kahfi

Pengetahuan adalah kebebasan, dan ketidaktahuan adalah perbudakan.

Leave a Comment