Tutorial Blogger

Kesalahan Paling Fatal Blogger Pemula

Kesalahan Paling Fatal Blogger Pemula

Menjadi seorang blogger memang tidak sesulit apa yang dibayangkan, namun tidak pula semudah apa yang dikira. Begitupun dengan saya dulu saat pertama terjun ke dunia blog, sangat semangat karena ternyata untuk menampilkan tulisan di google semudah membalikan telapak tangan.

Kok bisa?

Tentu bisa, kalian hanya perlu daftar buat e-mail gmail, kemudian kunjungi link blogger.com dan buatlah blog dengan akun google (gmail). Sekarang kalian sudah mempunyai modal untuk menulis yang kemudian masuk ke serach engine google dan bisa di baca oleh siapapun yang menemukan blog kalian.

Berarti ngeblog mudah dong?

Eitsss tunggu dulu, kata siapa ngeblog itu mudah? perlu diketahui sebelumnya ada sekitar 1.528.207.413 pemilik website atau blog pada bulan Januari 2019 dan mungkin sekarang sudah bertambah lagi tiap bulannya.

Artinya apa?

Artinya kalau kalian ingin blog kalian dibaca orang lain dari google, maka blog yang kalian buat harus bisa bersaing dengan blog-blog yang lain diluar sana. Ingat angka diatas masih tetap bergerak seiring dengan berjalannya waktu, maka semakin tinggi pula persaingan kalian di dunia blog.

Sebagai seorang blogger pemula tentu hal-hal seperti itu tidaklah diketahui secara mendetail. Maka dari itu, saya memutuskan untuk membuat postingan Kesalahan Paling Fatal Blogger Pemula ini.

Kenapa kok yang disalahkan blogger pemula?

Karena blogger pemula itu sering melakukan kesalahan-kesalahan tersebut, demikian juga saya waktu mengalami menjadi seorang blogger pemula sekitar 2-3 tahun yang lalu. Ternyata hal seperti itu tidaklah terjadi pada satu/dua orang saja, melainkan setiap blogger pasti pernah melakukannya. Untuk mengetahui apa saja yang menjadi kesalahan tersebut, baca postingan ini sampai selesai.

1. Ganti-ganti Template

Poin ini sengaja saya simpan di poin pertama, karena ganti-ganti template sudah menjadi kebiasaan yang tidak terhindarkan bagi blogger pemula. Ini yang pernah saya lakukan sendiri, saat awal-awal saya membuat blog.

Taukah kalian berapa kali saya mengganti-ganti template dalam seminggu?

Mungkin kalian akan menjawab 1 atau 2 kali, tapi perlu diketahui saat awal-awal saya sering sekali berganti template sampai 3 atau bahkan 4 kali seminggu. Bisa dibayangkan betapa semangatnya saya ngeblog? hehe.

Benar sekali, itu semua karena saya sangat semangat membuat blog. Sehingga saya ingin membuat tampilan blog saya powerful, menarik pengunjung dengan tampilan yang berbeda-beda, dan terlihat seperti blog profesional.

Tapi faktanya, dengan saya ganti-ganti template ternyata malah saya fokus edit-edit navigasi, pasang copot widget, cari tutorial agar seperti inilah seperti itulah, dsb. Sekitar satu bulan terlewati ternyata postingan yang saya publikasikan baru 3 artikel dengan tanpa ada pengunjung satupun. Miris bangetkan?

Nah dari situlah saya mulai berhenti ganti-ganti template yang tidak sama sekali membantu memperbanyak pengunjung apalagi dikatakan profesional, sangat jauh sekali dari harapan.

2. Banyak Nulis Tanpa Kualitas

Setelah seorang blogger punya kesempatan nulis, biasanya mereka sangat bersemangat sekali. Apalagi setelah sebelumnya membaca postingan tentang publikasi tulisan minimal sehari satu kali. Sehingga sibuk copypaste tulisan karya orang lain, itu juga pernah saya alami dimasa-masa zaman newbie, tapi sepemula-pemulanya saya tidak pernah yang namanya copas sampai sekarang.

Bukannya bagus ya mas blog banyak postingannya?

Memang, blog yang sudah banyak sekali postingannya sangatlah bagus, tapi dengan catatan tulisannya itu berkualitas. Tulisan berkualitas itu dibagi kedalam 2 bagian, yaitu berkualitas dalam search engine google, berkualitas untuk pembaca. mungkin di lain waktu akan saya bahas tentang tulisan yang berkualitas.

Lalu gimana mas, saya udah terlanjur?

Seperti kata pepatah, yang sudah biarlah berlalu sekarang mari menatap masa depan

Artinya, kalau kalian sudah terlanjur memposting artikel hasil copy paste, sebaiknya hapuslah artikel tersebut dari blog kalian sebelum pemiliknya mengetahui dan melaporkan ke DMCA (Digital Millennium Copyright Act).

Emang kenapa mas?

Kalau blog kalian telah dilaporkan ke DMCA dan terbukti, maka postingan terkait dalam blog kalian akan di hapus. Apabila banyak orang yang melaporkan blog kalian siap-siaplah blog akan dihapus dari search engine google. Jadi, mulai sekarang hindari copas ya!

3. Tidak Mengoptimalkan Judul Artikel

Judul artikel merupakan bagian terpenting dari sebuah artikel, karena dengan judul tersebut pembaca bisa mengetahui gambaran singkat isi artikel dalam satu kalimat. Dengan menggunakan judul yang menarik, tentu akan menarik pembaca untuk menelusuri isi dari tulisannya. Namun kembali lagi, blogger-blogger pemula tidak mengetahui tentang hal ini. Kebanyakan dari mereka membuat judul terkesan kaku, mungkin karena diajarkan dalam pelajaran B.Indonesia di sekolahnya.

Lalu gimana yang bagus mas?

Sekarang saya tanya, kalau saya punya postingan yang judulnya Cara Mendapatkan Pundi-Pundi Dollar dari Blog dengan Cara Mendapatkan Uang dari Blog kalian akan tertarik ke tulisan mana?

Tentu kalau saya akan lebih memilih judul yang pertama, karena dikatakan mendapatkan dollar. Dimana satu dollar itu sekitar 14.000 kalau dalam bentuk rupiah. Seperti itu juga orang-orang diluar sana, yang sedang mencari info mengenai topik terkait, mereka ingin sesuatu yang menarik bukan yang biasa saja. Jadi, buatlah judul semenarik mungkin tapi tetap masuk akal.

4. Tidak Menambahkan Deskripsi

Deskripsi merupakan tulisan yang muncul saat tampil di halaman pencarian google. Deskripsi itu sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu deskripsi blog, dan deskripsi artikel.

Apa bedanya?

Tentu sangat beda, deskripsi blog merupakan gambaran singkat mengenai niche blog kalian, sedangkan deskripsi artikel merupakan gambaran singkat tentang isi artikel dalam beberapa kalimat dengan kata kunci.

Dengan adanya deskripsi artikel yang muncul di halaman pencarian google, maka selain artikel menjadi mudah terindex search engine, juga menjadi pembanding artikel kalian dengan artikel orang lain dengan topik yang sama, sehingga pengunjung tertarik mengunjungi postingan kalian.

5. Minim Riset Keyword

Dalam setiap postingan seorang blogger pemula tidak akan memperdulikan riset keyword (kata kunci), karena dalam pikirannya hanyalah ada mindset perbanyak postingan. Namun ada pula yang sudah mulai cari tahu apa itu kata kunci, tapi masih tidak mengerti gimana cara memasang kata kunci tersebut.

Perlu diketahui bahwa kata kunci merupakan beberapa kata yang menjadi pokok bahasan dalam isi artikel. Sehingga mesin pencari lebih mudah untuk menemukan blog kalian ketika seseorang mengetikan beberapa kata dalam pencarian google. Untuk lebih jelasnya, nanti akan saya buatkan juga artikel tentang riset keyword.

6. Bolak-balik Nengokin Statistik

Inilah yang paling sering terjadi dan menurut saya paling lucu dari seorang blogger pemula, iya bolak-balik nengokin dashboard statistik blog. Saya pun pernah menjadi korban juga waktu itu, dan ketika saya mengingatnya sekarang, seringkali mentertawakan diri saya sendiri.

Berdasarkan pada apa yang saya rasakan saat itu, alasan kenapa bolak-balik nengok statistik adalah ingin mengetahui apakah ada pengunjung yang mengunjungi blog kita atau tidak. Saking penasarannya, blogger pemula akan merefresh halaman mungkin sekitar 1 menit sekali.

Bagi kalian yang merasa seperti itu, semenjak kalian membaca postingan ini. Baiknya berhentilah bertindak konyol,

kenapa konyol?

Karena apa yang kalian lakukan itu hanyalah tindakan sia-sia, dengan merefresh atau apalah itu namanya, pengunjung tidak akan pula datang kalau blog kalian tidak keindex google, ranking di pencarian berada di bawah, dsb. Justru tindakan seperti itu hanyalah membuang-buang waktu saja, cobalah gunakan waktu untuk membuat postingan sendiri, cari ide dsb.

7. Pengen Cepat Dapat Uang

Inilah poin yang menurut saya paling fatal dilakukan seorang blogger pemula. Benar sekali, mereka pengen cepat-cepat mendapatkan uang dari hasil ngeblognya. Banyak sekali bloger-bloger yang menulis blog karena alasan cari uang, termasuk saya sih. Karena siapa yang tidak tertarik untuk mendapatkan 100 dollar dalam sebulan tanpa harus panas-panasan, hujan-hujanan dsb.

Tapi dibalik itu mereka tidak tahu betapa susahnya mendapatkan uang dari blog bagi seorang pemula. Jangankan blog pemula yang pengunjungnya kurang dari 1000 orang per hari, blog dengan pengunjung 4000 per hari dan umur blog lebih dari 1 tahun aja masih banyak yang belum bisa menghasilkan uang sepeserpun.

Sampai pada akhirnya blogger-blogger pemula itu bertumbangan tidak lagi kuat menahan kesabaran bahwa mendapatkan uang dari blog itu tak semudah membalikan telapak tangan. Sehingga mereka memutuskan untuk meninggalkan blog yang mereka buat dengan semangat tinggi di awal-awal.

Jadi, bagi kalian yang berniat ngeblog untuk mencari uang, sebaiknya mulai sekarang rubahlah pola pikir tersebut dengan ngeblog memberi solusi kepada orang yang kebingungan. Sehingga kalian tidak akan kehilangan ide untuk terus membantu orang lain dengan keahlian yang dimiliki.

Kesimpulan

Begitu panjang postingan saya kali ini, sengaja saya paparkan agar kalian para blogger pemula tidak lagi mengikuti kebiasaan-kebiasaan blogger sebelumnya seperti saya ini. Setelah membaca postingan ini, segeralah perbaiki dan tentukan template yang akan digunakan kedepan, mulai menulis dengan mengetik sendiri, optimalkan judul, pasang deskripsi penelusuran, dan rubah tujuan ngeblog kalian yang hanya mengejar materi belaka.

Baca Juga : Dapatkan Pundi-pundi Dollarmu dari Blog

Baik mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan dalam tulisan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian blogger-blogger pemula. Salam sukses blogger dari saya Mastom, tunggu postingan selanjutnya ya…

Terimakasih atas kunjungannya.

About the author

Mastom

Mahasiswa sekaligus penulis blogger muda

Leave a Comment